Dalam kehidupan ini tentulah sudah tidak asing dengan kata asa. Ya betul! Asa. Apakah itu? Lalu mengapa sebagian orang mudah untuk berputus asa? Apa faedahnya? Tentulah itu bagi saya memang unfaedah. Terlebih bagi kita sebagai mahasiswa pembangun negeri ini apalah akan tetap diam? Apakah kalian tidak memiliki harapan? Nahas sekali bung! Padahal Bung Karno sendiripun mengatakan “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya … Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” ~Soekarno (Bung Karno)~


Tapi buktinya? Anak zaman now itu hanya bisa aktif di media sosial, berani berkata tapi tidak bertindak. #AduhCambukanBuatSayaSendiri

Justru pemuda yang memiliki mental baja lah yang akan “Sukses”, Why? Ya karena mereka pantang menyerah, mereka tetap akan mempertahankan asa itu hingga tercapai, meskipun pada awalnya memang harus menerima kepahitan terlebih dahulu, namun tetaplah.
 
Asa akan menjadi asa.
Asa bukan untuk diremehkan! 
Asa bukan untuk disepelekan!

Karena asa adalah jam kompas untuk menuju masa depan. Tanpa adanya asa tersebut bagaimana bisa  pemuda Indonesia memiliki tujuan hidup. Sepertinya itu hanya akan menjadi wacana saja?  Untukmu pemuda yang sempat terputuskan asanya, janganlah terpuruk dan segeralah bangkit! Raih masa depanmu kembali, karena kamu berhak untuk mendapatkannya. 
Tanpa satu alasan apapun! Go Ahead!

Bersama kita bisa wujudkan Indonesia menjadi lebih maju kembali? Semua tergantung Asa pada masing – masing individu.

Selamat merajut sebuah asa yang segera dinanti keberhasilannya.
Semoga bermanfaat
Barakallahu fiikum

(Annisa Dahlia/BerbagiOptimis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here