Berbagi Optimis – Banyak dari kita yang tidak memerhatikan kegiatan-kegiatan yang dilakukan. Berapa dari kita yang merasa banyak pekerjaan, tetapi juga merasa tidak bergerak sedikit pun menuju tujuan hidup? Maka, penting untuk kita memahami perbedaan orang yang sibuk saja dan orang yang produktif.

Seorang teman pernah memosting sebuah foto di instagram; di caption fotonya tertulis …

Jangan jadi ‘Yes Man’, segala kegiatan dilahap, jangan. Aktif itu, beda sama produktif. Dan produktif itu banyak bentuknya. Bukan cuma duduk di bangku kelas atau perpustakaan untuk kemudian bikin laporan. Bukan cuma njelimet di lingkaran diskusi sampai muka pucat pasi. Pun, bukan cuma ikut kegiatan ke sana-ke sini, lantas kondisi badan lupa diurusi. Tapi, hakikat hidup produktif itu adalah saat kita pandai memilih, mana hal-hal yang baik, penting, dan sesuai sama pencapaian tujuan kita. Lalu, setelah kamu pilih, jalanilah semaksimal mungkin. Kenapa? Karena buat melakukan semua hal ‘yang kita mau’ aja, ‘yang kita anggap keren’ aja … ah, waktu ini terlalu singkat. Jadi, pilih apa yang baik, penting, dan bermanfaat. Itu kuncinya. Mulai akhir bulan ini, jalani amanah yang sudah diterima, selesaikan dengan baik, kemudian stop! Jangan dulu nyanggupin apa pun. […]

Dalam hidup ini, ada yang namanya relax time. Dan kabar baiknya, kita masih bisa produktif dengan cara kita sendiri. Hidup itu, lakukan apa yang kamu suka. Lalu, sebisa mungkin, olah jadi sebuah karya. Mungkin dalam beberapa kasus, bisa jadi karya itu bukan berbentuk tersempurnakannya IPK, mungkin juga bukan piagam penghargaan, bahkan, bisa jadi hal yang sangat dikerdilkan orang lain, tapi ternyata manfaatnya nyata terasa. Nah, itu. Itu baru namanya karya monumental. Jangan aktif cuma gara-gara ingin nambah riwayat organisasi di CV, jangan neliti gara-gara ingin menang LKTI, open minded. Kalau mau bersuara, mau ber-aksara, atau karya apa pun juga, lakukan hanya karena memang hal itulah yang ingin kamu sampaikan manfaatnya kepada orang lain.

Begitu.

Nah, sekarang, apa perbedaannya orang sibuk/aktif/yes man dengan orang yang produktif?

1. Orang sibuk punya banyak keinginan; orang produktif punya skala prioritas

2. Orang sibuk cepat memberi keputusan; orang produktif berpikir matang-matang

3. Orang sibuk mengeluh bahwa mereka sibuk; orang produktif membiarkan bukti yang berbicara

4. Orang sibuk mengeluh bahwa mereka tidak punya waktu; orang produktif mendedikasikan waktunya pada hal-hal yang penting saja

5. Orang sibuk bekerja untuk pimpinannya; orang produktif bekerja untuk klien/orang banyak

6. Orang sibuk selalu bertanya pendapat orang lain; orang produktif action!

Itu sebagian perbedaan-perbedaan orang sibuk dan produktif. Yuk! Jadi orang yang bermanfaat; tidak hanya untuk orang lain, tetapi juga untuk diri kita sendiri. Kita tidak bisa menyenangkan semua orang, maka pilihlah hal-hal yang sekiranya diri kita bisa maksimal menaruh perhatian dan tindakan padanya.

Be Productive!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here